Posted by : Michael Adrian Sabtu, 04 Agustus 2012

Dasar pengelompokan atau penggolongan kristal tersebut adalah:

Jumlah sumbu Kristal
Letak sumbu yang satu dengan yang lain
Parameter yang digunakan untuk masing-masing sumbukristal

7 Sistem Kristal :
1. Sistem Isometrik
Sistem ini disebut juga sisem regular, bahkan dikenal sebagai kubus atau kubik. Jumlah sumbukristalnya 3 dan saling tegak lurus satu dengan yang lainya. Masing-masing sumbu sama panjangnya.

System ini memiliki tiga kelas, dmana unsur simetrinya berbeda :
a. Kelas spinel atau holohedral, contoh : magnetit,intan, spinel, dll.
b.Kelas pirit, contoh : pirit.
c.Kelas tetrahidrit, contoh : zinc blende


Sistem kubus ini terbagi menjadi tiga, yaitu :
1. Sistem kubik pemusatanruang ( dcc)
2. Sistem kubik pemusatansisi( fcc )
3. Sistem kubik sederhana(sc)




2. Sistem Tetragonal
1. Sistem ini memiliki kesamaan dengan system isometrik dimana sistem ini juga memiliki 3 sumbu Kristal yang masing-masing tegak lurus.
2. Sumbu a dan b mempunyai satuan panjang yangsama sedangkan sumbuc berlainan, dapat lebih panjang maupun lebih pendek(umumnya lebih panjang). Contoh : Zerkon, Skeelit,Kasiterit, Rutil, Idokras/ Vesuvianit, kalkopirit, melilit, dll

Sistem kristal tetragonal dapat dibagi menjadi tujuh kelas, yaitu :
1. Kelas Ditetragonal Dipyramidal
2. Kelas Tetragonal Trapezohedral
3. Kelas Ditetragonal Pyramidal
4. Kelas Tetragonal Scalahedral
5. Kelas Tetragonal Dipyramidal
6. Kelas Tetragonal Disphenoidal
7. Kelas Tetragonal Pyramidal


3 Sistem Rombis / Orthorombrik
Sistem ini dikenal juga dengan sebutan orthorombisdan mempunyai 3 sumbu kristal yang saling tegak lurusdengan yang lainya. Ketiga sumbu kristal tersebutmempunyai panjang yang berbeda. Contoh: Topaz,Selestin, Staurolit, Anhidrit, Barit, Aragonit, Brukit,Enstatit, Lawsonit, Olivin, Silimanit, dll
Sistem orthorombik dibagi menjadi tiga kelas simetri,yaitu :
1. Kelas orthorombik dipiramidal
2. Kelas orthorombik disphenoidal  
3. Kelas orthorombik piramidal


4. Sistem Heksagonal
Perpotongannya simetri membentuk sudut 120 antar bagian positif tiapsumbu. Pada sistem ini tidak ada perbedaan antara sumbu positif dan negatifuntuk setiapsumbu a membuat sebuah sudut 60 o
menjadi sistim trigonal dan sistim heksagonal.
Perbedaanya adalah bahwa pada kristal kristal yang bersistim trigonal sumbu c merupakan sumbu simetri bernilai tiga (3-fold symmetry), sedangkan pada sistimheksagonal sumbu c merupakan sebuah sumbu simetribernilai 6 (6-fold symmetry).

Contoh sistim heksagonal:
Kuarsa, Apatit, Beril, Nefelin, Turmalin, dll.
Contoh sistim 
trigonal:
 Brusit,Kalsit,Korundum, Dolomit , dan sebagainya



Terdapat tujuh kelas dalamsistem ini, yaitu ;

1. Kelas Dihexagonal Dipyramidal
2. Kelas Hexagonal Trapezohedral 3. Kelas Dihexagonal Pyramidal
4. Kelas Ditrigonal Dipyramidal
5. Kelas Hexagonal Dipyramidal
6. Kelas Trigonal Dipyramidal 7. Kelas Hexagonal Pyramidal


5. Sistem Trigonal
Kebanyakan ahli memasukan sistem ini dalam sistem heksagonal, demikian pula cara pengambarannya memiliki kemiripan atau sama. Perbedaannya pada trigonal setelah terbentuk bidang dasar, yang berbentuk segi 6 kemudian dibuat segitiga dengan menggabungan dua titik sudut yang melewati satu sudutnya.Mempunyai 3 sisi perputaran sumbu

Sistem trigonal terbagi menjadi lima kelas sistem, yaitu :
1. KelasHexagonal Scalenohedral
2. KelasTrigonal Trapezohedral
3. KelasDitrigonal Pyramidal
4. KelasRhombohedral
5. Kelas
Trigonal Pyramidal


    6.  Sistem Monoklin
Monoklin hanya memiliki satu sumbu yang miring dari tiga sumbu yang dimilikinya. Sumbu a tegak lurusterhadap sumbu b, sedangkan sumbu b tegak lurusdengan dengan c, tetapi sumbu c tidak tegak lurus terhadap sumbu a. ketiga sumbu ini mempunyai panjang yang tidak sama, umumnya sumbu c yang yang paling panjang dan sumbu b yang paling pendek. Sumbu a danb ini disebut sumbu klino dan sumbu orto. Contoh:Ortoklas, Augit, Gipsum, Klorit, Diopsida, Vepidot,Monazit, Muskovit, Sfen, Talk, dll

 7.  Sistem Triklin
Pada sistem ini memiliki tiga sumbu yang tidaksaling tegak lurus satu dengan yang lainanya. Padadasarnya ketiga sumbu itu memiliki panjang yangbebeda-beda. Contoh: Plagioklas, Kianit, Rodonit,Mikroklin, Wolastonit, dll
Sistem triklin terbagi menjadi 2kelas, yaitu :
1. Kelas pinakoid
2. Kelas pedial 


Sumber=
http://id.scribd.com/doc/16168948/TUJUH-SISTEM-KRISTAL


Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

- Copyright © 2013 double *geo* - Shingeki No Kyojin - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -